<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107</id><updated>2011-04-21T15:18:32.700-07:00</updated><title type='text'>BLOCKNOTEkecil</title><subtitle type='html'>BLOCKNOTEkecil. Sebagai pengganti kertas, BLOCKNOTEkecil berisi catatan apa saja. Mulai dari tugas kantor, kegalauan hati, sampai pernak-pernik yang harus dibeli setelah menerima slip gaji. Kadang, BLOCKNOTEkecil juga dihiasi agitasi.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>46</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-3798317247677591902</id><published>2008-08-22T00:12:00.000-07:00</published><updated>2008-08-22T04:13:08.809-07:00</updated><title type='text'>Bulan Tiga Perempat</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terjatuh tubuh &lt;br&gt;tanpa keringat atau peluh&lt;br&gt;bulan tiga perempat tergantung &lt;br&gt;di langit malam itu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;berkali sudah kaki berdarah&lt;br&gt;pada jalan panjang dan menikung &lt;br&gt;yang tak lagi terhitung&lt;/p&gt; &lt;p&gt;di tepi jalan bocah kecil menangis&lt;br&gt;berharap bulan berbelas kasih&lt;br&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;Jogjakarta, 22 Agustus 2008&lt;/em&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-3798317247677591902?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/3798317247677591902/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=3798317247677591902&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/3798317247677591902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/3798317247677591902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2008/08/bulan-tiga-perempat.html' title='Bulan Tiga Perempat'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-6196604461744774610</id><published>2008-03-15T01:57:00.000-07:00</published><updated>2008-03-19T03:08:57.036-07:00</updated><title type='text'>Sepatu</title><content type='html'>&lt;P&gt;Mesin sepeda motor tidak kumatikan saat aku kembali berhenti di sini. Di samping bak sampah, di depan sebuah toko sepatu. Untuk kesekian kalinya pula aku menatap ke dalam toko yang berdinding kaca tebal lagi bersih. Seekor lalat di bak sampah sama sekali tak beranjak. Kehadiranku barangkali sudah bisa ia tebak. Setidaknya, aku takkan mengambil sisa pizza yang masih setengah itu.&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Ya. Aku memang hanya berhenti sejenak. Tanpa melepas helm dan tak perlu menggeser pantatku dari jok sepeda motor, aku amati sepatu berwarna coklat itu. Sepatu yang indah dengan hak tinggi siap menyangga tumit. "Aku pasti akan beli sepatu itu untukmu." Motorku pun kembali berjalan. Pelan seperti mengerti akan aku yang terbuai keinginan.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Lampu merah di sebelah Mirota Kampus menghentikan sepeda motorku. Senja tak lagi terlihat jingga karena hujan terus mengguyur kota sejak demonstrasi mahasiswa di perempatan kantor pos besar bubar pukul 12 tadi. Masih dua lampu merah lagi untuk sampai di rumah kontrakan.&lt;/P&gt; &lt;P align=center&gt;*****&lt;/P&gt; &lt;P&gt;"Halo Mas... Ya sejauh ini masih. Syukurlah kalau benar demikian." Hatiku berbunga. Sepertinya tak mau aku tutup telpon itu. Aku masih ingin mendengarkan kata-kata yang melambungkan harapanku hingga langit ketujuh. Tapi, tombol "NO" sudah aku pencet, dan perbincangan pun berhenti.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Segera aku kirim pesan singkat tentang kabar gembira itu. Namun, tetap kurahasiakan misi "sepatu". Aku ingin dia terkejut dengan hadiahku. Hadiah pertama sejak aku mengenal dia 10 tahun lalu. Aku mau misi pertamaku ini sukses!&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Malam menjadi demikian panjang karena mata ini sulit terpejam. Terbayang bagaiamana aku akan membuat dia terkejut. Apalagi jika dia tahu kalau nomor sepatu yang aku belikan pas. Aku telah mencatatnya sejak kabar perubahan itu tersiar.&lt;/P&gt; &lt;P align=center&gt;*****&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Aku berhenti lagi. Kali ini tidak di samping bak sampah. Aku masuk ke halaman dan mesin sepeda motor aku matikan. Penuh percaya diri, aku masuk ke toko itu. Toko dengan dinding dari kaca yang tebal lagi bersih. "Nomor 38 ada, Mbak?" Kuberanikan diri untuk bertanya. "Untuk siapa, Mas?" tanya pelayan toko seraya membuka kotak sepatu dengan nomor yang aku minta. "Tolong simpan Mbak. Kamis saya akan ke sini lagi." Si Mbak tidak menjawab. Aku pun langsung pergi. "Tiga hari lagi," gumamku dalam hati.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Jika boleh memilih, aku tidak mau ada kalender di dalam kamarku. Setidaknya untuk tiga hari ini. Angka-angka telah membuatku tersiksa dalam penantian hari bernama Kamis. Aku mendadak menjadi seperti seorang yang tengah menanti pacar yang berjanji pulang. Ah...! Aku benar-benar tak sabar.&lt;/P&gt; &lt;P align=center&gt;*****&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Tak kulihat jarum jam saat aku tergeragap bangun. Tak kuminum pula air putih dengan gelas besar seperti biasa aku lakukan setiap pagi. Aku langsung memacu sepda motorku. Menerobos lampu merah jalan lingkar kota. Terus ke selatan dan berhenti tepat di halaman gedung bercat kuning hijau. &lt;/P&gt; &lt;P&gt;Bergegas aku turun dari sepeda motor dan masuk ke bilik di mana mesin anjungan tunai mandiri berdiri mematung. Aku masukkan kartu yang telah retak di salah satu ujungnya. Cepat aku pencet angka-angka yang menjadi nomor sandiku. Tak sabar aku pencet menu Informasi Saldo. Beberapa detik aku terdiam menunggu tampilan pada layar. Mata aku pancangkan agar tak berkedip. Agar tidak ada angka yang terlewat. "Ah...!" Tak percaya, kutatap lagi angka-angka itu sampai mesin anjungan bersuara. Aku tarik kartuku dan secepatnya ingin pergi. Namun, keraguan memaksa aku untuk mencobanya lagi. "Tidak. Tidak mungkin salah," nalarku membantah.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Aku keluar dari bilik. Sepeda motor aku pacu meninggalkan jalan Sudirman. Dua ratus meter berjalan, motorku terhenti. Tepat di samping bak sampah di depan toko sepatu. Kulihat dari balik dinding kaca pelayan toko tersenyum. Mungkin dia beripikir aku menepati janji. "Tidak, Mbak. Aku tidak menepati janji, karena uangku tidak mungkin cukup." &lt;/P&gt; &lt;P align=center&gt;*****&lt;/P&gt; &lt;P&gt;&lt;STRONG&gt;Jogjakarta, Maret 2008&lt;/STRONG&gt;         &lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;      &lt;BR&gt;&lt;/P&gt; &lt;DIV style="TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;/DIV&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-6196604461744774610?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/6196604461744774610/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=6196604461744774610&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/6196604461744774610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/6196604461744774610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2008/03/sepatu.html' title='Sepatu'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-2792638484971288085</id><published>2008-01-20T18:03:00.000-08:00</published><updated>2008-01-20T23:03:11.385-08:00</updated><title type='text'>Cak Mul</title><content type='html'>&lt;P&gt;"&lt;EM&gt;Monggo...&lt;/EM&gt;" Suaranya ramah menyambut kedatangan kami. "&lt;EM&gt;Nuwun sewu. Nggih ngaten&lt;/EM&gt; &lt;EM&gt;meniko panggenan kulo,&lt;/EM&gt;" seolah membaca pikiran Emak, Cak Mul menjelaskan rumahnya.  Rumah yang kecil. Teramat kecil bagi empat orang yang tinggal di dalamnya. &lt;/P&gt; &lt;P&gt;Jangan tanya di mana ruang tamu dan di sebelah mana dapurnya. Karena, begitu masuk dan duduk, Anda akan dapat melihat istri Cak Mul memasak. Jangan pula tanya sofa atau perabot rumah tangga lainnya. Satu-satunya perabot adalah lemari kayu usang tempat menyimpan teve 14 inchi dan bakul nasi. "&lt;EM&gt;Monggo lenggah&lt;/EM&gt;, Bu..." Cak Mul mempersilakan Emak untuk Duduk. &lt;/P&gt; &lt;P&gt;Memandang sekeliling Emak menyandarkan tubuhnya di dekat pintu. Belum ada kata yang terucap dari bibirnya. Matanya yang coklat menyapu seluruh dinding triplek. Sebuah topi menghentikan pengamatannya.  &lt;/P&gt; &lt;P&gt;"Kamu sering ke sini, Mas?" pelan, Emak bertanya. Aku hanya mengangguk. Membiarkan pikirannya mengembara. Mengkonstruksi setiap kata tentang Cak Mul. Lelaki paruh baya yang aku kenal sejak 10 tahun lalu. Aku biarkan Emak menatap kasur kusam yang bersandar pada dinding. Aku biarkan dia menyelami setiap sudut rumah dari orang yang sering aku ceritakan karena jasanya semasa kuliah.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Cak Mul. Hanya itulah nama yang aku kenal sejak 10 tahun lalu. Aku tidak tahu dan tidak pernah mencari tahu nama lengkapnya. Juga nama istrinya yang aku panggil Mak. Yang aku hafal hanyalah nama kedua anaknya. Tabah Muhardhika dan Wedha Kumala. Nama yang menurut Cak Mul diambil dari pekerjaannya sebagai penjual "wedhangan malam" nama keren dari penjual "sego kucing".&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Wedha kini duduk di bangku kelas dua STM. Kebangkrutan Cak Mul sebagai penjual "sego kucing" nyaris membuat Wedha tak bersekolah. Kampus Mesen yang berubah fungsi dari sekretariat UKM menjadi kampus D-3 Ekonomi rupanya berdampak signifikan bagi Cak Mul. Tidak ada anak nongkrong. Kuliah selesai jam tiga sore tepat dengan waktu Cak Mul bersiap membuka gerobaknya. Beberapa kali Cak Mul berganti usaha untuk menghadapi pasar yang berbeda. Namun, sampai modal habis pelanggan tidak ada. Cak Mul bangkrut. &lt;/P&gt; &lt;P&gt;"&lt;EM&gt;Dahar rumiyin,&lt;/EM&gt; Bu..." Emak ragu untuk menjawab. Aku berhenti mengingat masa lalu. Segera aku mengambil nasi dan sayur gori. Aku memang sudah terbiasa di rumah ini. Dahulu, hampir setiap Sabtu dan Minggu pasti ke rumah ini. Dan, di dekat pintu tempat Emak duduk itulah favoritku. Aku bisa memandang siapa pun yang berjalan. Melihat anak kecil yang berlari. Juga melihat anjing hitam yang tidur bermalas-malasan. Di dekat pintu di samping lemari kayu ini pula aku sering menghabiskan waktu dengan buku. Dan, di kemudian hari aku baru mengetahui jika rumah inilah buku yang sebenarnya.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Cak Mul adalah buku pelajaran tentang seorang bapak yang tak pernah putus asa dan percaya akan pentingnya menyekolahkan anak. Dengan segala keterbatasannya akan teori, Cak Mul bagiku adalah aktor tulus yang menerima keberagaman. Forum komunikasi antar umat beragaman boleh-boleh saja getol mengampanyekan toleransi. Tapi, di rumahnya yang berdinding triplek, Cak Mul telah melaksanakannya. Tabah--anak pertamanya adalah penganut nasrani. Dan, Wedha anak keduanya seorang muslim. &lt;/P&gt; &lt;P&gt;Istri Cak Mul adalah buku besar dengan beberapa bab di dalamnya. Bab Pertama dan paling penting adalah tentang bagaimana menjadi ibu dan istri yang baik. Sedang Tabah dan Wedha adalah buku anak-anak yang riang dan bebas kelas. Dan rumah berdinding triplek ini juga buku yang sempurna. Yang tak perlu ayat-ayat suci dan perabot tolak bala tapi mampu membentengi penghuninya dari segala pengaruh buruk. &lt;/P&gt; &lt;P&gt;Samping kanan rumahnya tinggal seorang pengedar narkoba. Di samping kirinya seorang penadah barang-barang copetan. Letaknya yang di pojok seringkali dijadikan tempat menyelinap pengamen yang dikejar-kejar aparat. gang sempit di depan rumahnya adalah jalur bebas hambatan minuman keras. Segala yang melawan hukum dan menentang agama  bersinggungan di kampung ini. Dan, Cak Mul hanya menyekatnya dengan triplek.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Namun, persinggungan tak berlaku untuk satu hal: Pendidikan. Tembok tinggi di belakang rumah Cak Mul tak mampu dilompati. Bukan saja oleh anak-anaknya. Tapi, hampir semua anak di kampung Purwopuran. Tembok tinggi bukan saja menjadi pemisah antara rumah dan kampus UNS Mesen, tapi pembatas siapa yang berhak kuliah dan putus sekolah.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;&lt;EM&gt;"Matur nuwun&lt;/EM&gt;..." Emak beranjak meminta diri. Dengan malas aku menyalami Cak Mul yang selalu tersenyum. Aku masih ingin di sini. Duduk di dekat pintu di samping lemari kayu seperti sepuluh tahun lalu.&lt;/P&gt; &lt;P&gt; &lt;/P&gt; &lt;P&gt;Jogjakarta, 21 Januri 2008   &lt;/P&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-2792638484971288085?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/2792638484971288085/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=2792638484971288085&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/2792638484971288085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/2792638484971288085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2008/01/cak-mul.html' title='Cak Mul'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-863444463691581933</id><published>2007-11-21T21:34:00.000-08:00</published><updated>2007-11-22T02:34:09.581-08:00</updated><title type='text'>Wajah di Balik Bantal</title><content type='html'>&lt;P&gt;Segera saja kurengkuh bantal itu untuk menutupi wajahku. Aku tak mau ia melihatnya. Melihat wajahku yang memerah. "Kenalkan..." Aku tak mau mendengarnya. Suara lembut itu justru membuat tanganku bergerak cepat. Menarik bantal dan menutupkannya ke wajah hingga telingaku.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Sungguh aku harus berterima kasih kepada sepotong bantal di sofa ini. Juga kepada tanganku yang bergerak cepat seolah memahami perasaanku. Ah! Kenapa juga dengan perasaanku? &lt;/P&gt; &lt;P&gt;Aku masih tak bergerak. Di ujung sofa di sudut ruang tamu. Aku benar-benar seperti pesakitan.  Oh... Sungguh aku ingin melihatnya. Memandang wajah yang mengalunkan suara merdu. Namun, keberanian yang selalu aku agungkan mendadak hilang. Tubuh besarku meriut seperti tikus masuk got.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Perlahan, dengan sisa keberanian aku turunkan bantal. "Oh Tuhan... dia belum pergi," dalam hatiku mengalun kata syukur. Tapi, keberanianku belum kembali. Sepotong bantal kembali menjadi perlindungan. "Tuhan...tolong aku. Tuntunlah bibirku berucap yang terindah untuk menjawab pertanyaannya".&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Sepuluh detik berlalu. Keberanianku belum kembali. Semenit berlalu, keberanianku belum juga pulang kandang. &lt;/P&gt; &lt;P&gt;"Mas, aku pulang dulu ya..." Suara merdu itu berpamitan. "Tidak!" seru hatiku. Namun, suara hatiku rupanya tak didengar. Gadis bersuara merdu itu pergi. Meninggalkan aku sendiri dengan sepotong bantal di ujung sofa di sudut ruang tamu.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Seminggu berlalu, aku terus berusaha mengumpulkan keberanian. Namun, tak cukup. Sebulan aku berusaha menyusun kata-kata tapi sia-sia. "Mas.." Oh Tuhan... suara merdu itu. Suara yang meruntuhkan seluruh keberanianku. &lt;/P&gt; &lt;P align=left&gt;Bantal. Di mana bantal itu? Aku ingin sekali menutup wajahku. Aku ingin sekali menutupi ketakutanku. "Suka film ya Mas.." aku tergagap. Spontan bibirku berucap "Ya". Dan, tak ada lagi perbincangan. Waktu seperti terhenti sampai tangan kami saling melambai tanda perpisahan. Malam benar-benar menjadi jahanam. &lt;BR&gt;&lt;/P&gt; &lt;P align=center&gt;***&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Aku tidak tahu lagi bagaimana mulanya. Mendadak kami sudah satu meja dan menikmati makan siang. Tak banyak kata terucap. Kami hanya saling memuji menu yang kami pesan. Namun dari sinilah semuanya berawal. Kami saring bertemu dan melewatkan waktu bersama hingga akhirnya kami menetapkan tanggal 10 Juli sebagai hari baik bagi kami untuk mengikat diri. &lt;/P&gt; &lt;P&gt; &lt;/P&gt; &lt;P&gt;Jogjakarta, 22 November 2007  &lt;/P&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-863444463691581933?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/863444463691581933/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=863444463691581933&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/863444463691581933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/863444463691581933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2007/11/wajah-di-balik-bantal.html' title='Wajah di Balik Bantal'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-2066104401838085701</id><published>2007-09-24T05:52:00.000-07:00</published><updated>2007-09-24T09:52:40.032-07:00</updated><title type='text'>Telpon</title><content type='html'>&lt;P&gt;Tak seperti biasanya, suaramu terdengar lirih. Tidak ada sapa yang manja seperti yang biasa kau ucapkan sebelum memulai pembicaraan. "Kamu sakit, Ta?"  Aku mencoba menyelidik.  Tarikan nafasmu memberiku jawab. "Sudah ke dokter?" Aku mencoba memastikan. "Aku tak berani sendirian. Aku ingin bersamamu."&lt;/P&gt; &lt;P&gt;"Aku &lt;EM&gt;gak&lt;/EM&gt; ke mana-mana, Ta. Aku bersamamu," sekuat tenaga aku berusaha menenangkan. Aku sangat paham. Situasi sulit pasti tengah membelitnya. Ia bukan penakut. Tidak pernah ia meriut seperti ini. Menjadi seperti anak kecil yang tak berani masuk kelas pada hari pertama sekolah.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Dibandingkan dengan diriku, air matanya jauh lebih susah untuk jatuh. Ia cukup tegar saat berhadapan dengan situasi apa pun. Karena itu, mendengarnya terisak, aku benar-benar miris. "Semua akan baik-baik saja," aku terus saja berusaha menenangkan. Tak ada jawaban selain isak yang semakin keras terdengar.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Sungguh, ini kali pertama menghadapi dia dalam situasi seperti ini. Biasanya, jika sedang bersedih cukuplah ia rebahkan kepalanya di dadaku. Tak perlu kata-kata. Karena beberapa saat dia akan kembali tersenyum. Tapi, kali ini jarak dan waktu menjadi garis demarkasi. Mengusap air matanya pun aku tak bisa.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;"Ta...," suara di ujung telepon semakin lirih terdengar. "Jika ada waktu untuk pulang, antarkan aku ke dokter." Pasti. Aku pasti akan mengantarnya ke dokter seperti yang aku lakukan ketika dia terkena flu atau radang tenggorokan. &lt;/P&gt; &lt;P&gt;"Kemungkinan aku terkena kanker leher rahim. Tadi aku habis &lt;EM&gt;chek up&lt;/EM&gt; dan dokter Lab curiga..." Panjang lebar ia ceritakan diagnosa dokter atas hasil laboratorium. Dan aku? Aku hanya diam. Aku tak bisa berkata-kata lagi sampai tak kudengar lagi suaranya di telponku.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Jogjakarta, 24 september 2007&lt;/P&gt; &lt;P&gt; &lt;/P&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-2066104401838085701?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/2066104401838085701/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=2066104401838085701&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/2066104401838085701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/2066104401838085701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2007/09/telpon.html' title='Telpon'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-385345949396547801</id><published>2007-09-18T07:26:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T11:26:44.591-07:00</updated><title type='text'>Maut</title><content type='html'>&lt;P&gt;"Sak suwene aku nglawak, lagi iki aku nglawak neng nggone wong kesripahan," Marwoto Kawer berujar kepada para takziyah sebelum memulai aksinya di depan jenazah seorang perempuan. Hari itu, pelawak sekaligus pemain kethoprak asli Jogja ini mendapat "job" khusus untuk melawak menghibur perempuan yang baru saja meninggal. Dan, Marwoto tak bisa menolak. Sindhunata ingin agar almarhumah Ibunya tertawa sebelum meninggalkan keluarga, tetangga dan sahabat-sahabatnya ke alam barzah. &lt;/P&gt; &lt;P&gt;Pemimpin tertinggi "Panguntji" ini juga meminta Jemek berpantomim di depan almarhumah. Para pelukis juga dihelat secara khusus untuk merupa kematian Ibundanya tercinta. &lt;/P&gt; &lt;P&gt;Mengapa harus lawak? Mengapa juga harus ada pantomim dan gerak kuas pelukis di atas kanvas kalau toh air mata tetap keluar dari sudut mata Sindhunata? Apakah Marwoto yang sedemkian jago mengocok perut tak bisa lagi melawak? Apakah jemek sudah kehabisan gerak? Apakah pula tangan para pelukis itu sudah lumpuh sehingga goresan kuasnya tak lagi menarik? Bukan itu yang menjadi keinginan Sindhunata.&lt;/P&gt; &lt;P&gt;Kematian Suningsih, ibundanya tercinta tetap menorehkan duka. Tapi, Sindhunata ingin Ibundanya pergi dengan tertawa. Karena menurutnya, "kematian bukanlah akhir segalanya. Tapi, ia adalah awal dari kebahagiaan yang abadi." &lt;/P&gt; &lt;P&gt;Kematian pada akhirnya adalah jalan menuju kehidupan lain. Sekaligus juga ia menjadi jalan untuk menutup kehidupan sebelumnya. Ia berlaku kepada siapa saja yang bernyawa. Lalu mengapa kita harus menjauh dari sesuatu yang pasti terjadi? Akrabilah kematian agar ia menjadi indah.&lt;/P&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-385345949396547801?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/385345949396547801/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=385345949396547801&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/385345949396547801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/385345949396547801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2007/09/maut.html' title='Maut'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-2310741471407493881</id><published>2007-06-17T22:47:00.000-07:00</published><updated>2007-06-18T09:04:20.794-07:00</updated><title type='text'>Jantung Hati Tunisia</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_X0wK-IxhBR4/RnasYrglXsI/AAAAAAAAAAc/1PLipEBL5Wo/s1600-h/STA40318.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_X0wK-IxhBR4/RnasYrglXsI/AAAAAAAAAAc/1PLipEBL5Wo/s320/STA40318.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5077435169903042242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Bagian ke-3 dari Tulisan Tunisia)  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hoooaahgh! Mata seperti malas membuka saat wake up call berdering. Dengan rasa malas yang tersisa, segera aku ke kamar mandi. membersihkan badan dan bersiap ke restoran untuk sarapan. "Semoga ada nasi," harapku saat di dalam lift. Maklum, terbiasa makan nasi, rasanya belum &lt;em&gt;afdol &lt;/em&gt;kalau sarapannya sekedar roti atau yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba di meja makan, beberapa teman rombongan sudah asyik menikmati santapannya. Aku pun segera bergabung setelah mengambil sepiring nasigoreng India dengan lauk daging unta. "Nambah yuk!" seorang teman mengajak. "Aku ambil buah saja".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama teman itu kembali dengan membawa sepiring nasi. "Di Indonesia memang ada. Tapi, kita perlu &lt;em&gt;nyobain&lt;/em&gt; ini,". Dua menit.. tiga menit... Tak juga bisa dikunyah lauk yang di Indonesia juga ada. "Eh, kamu makan apaan sih?" tanya teman lain." Belum sempat menjawab, Amel yang menjadi guide perjalanan kami berdiri dan langsung mengajak kami berangkat. "Sebentar. masih ada yang belum habis makannya," sergah peserta yang lain. Amel pun mengalah dan kembali duduk.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Loe&lt;/em&gt; makan apa sih? Kok kelihatannya alot banget," tanya teman lainnya. "&lt;em&gt;Nggak&lt;/em&gt; tahu nih masaknya gimana. Kalau di tempat kita khan &lt;em&gt;nggak&lt;/em&gt; alot begini," jawab teman itu sambil terus mencoba menggigit lauk ala Tunisia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya ampun... ini khan hiasan. Ini bukan lauk! Ini karet!" Teriak teman satu lagi yang menghampiri. "Pantesan alot. &lt;em&gt;Gua&lt;/em&gt; kira jantung." Jawab teman itu sambari mengelap mulutnya. Ya. teman itu mengira, hiasan dari karet itu jantung pisang yang di Indonesia biasa diolah menjadi sayur. Jantung? Jantung hati Tunisia &lt;em&gt;kaleee&lt;/em&gt;...!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-2310741471407493881?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/2310741471407493881/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=2310741471407493881&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/2310741471407493881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/2310741471407493881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2007/06/jantung-hati-tunisia.html' title='Jantung Hati Tunisia'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_X0wK-IxhBR4/RnasYrglXsI/AAAAAAAAAAc/1PLipEBL5Wo/s72-c/STA40318.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-208472824862196335</id><published>2007-04-29T20:10:00.000-07:00</published><updated>2007-04-29T20:42:20.397-07:00</updated><title type='text'>Jet Lee</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_X0wK-IxhBR4/RjVk0g8l4vI/AAAAAAAAAAU/Zb1Nxttsa4Y/s1600-h/teguh2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_X0wK-IxhBR4/RjVk0g8l4vI/AAAAAAAAAAU/Zb1Nxttsa4Y/s320/teguh2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5059060609780671218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bagian 2 (dari tulisan Tunisia)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jet Lee," seseorang berteriak saat aku dan rombongan berjalan menyusuri gang sempit Shouk Oldmedina. "Hallo, Jet Lee," seseorang berteriak lagi. Kali ini aku menoleh. "Kungfu," dia meneruskan sambil matanya menatapku. Dalam hati aku berpikir, orang ini berbicara denganku rupanya. Ah! Segera saja kuangkat kaki kananku. Tangan kanan ke atas menyerupai ular cobra yang berdiri dan siap menyembur. "Ciiaa..tt!" aku berteriak. Atas aksi konyolku ini, para pedagang yang berdiri di mulut kios langsung tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jet Lee. Rupanya mereka tahu juga tentang aktor ini. Aktor yang juga aku gemari lewat aksi-aksi kungfnya di setiap film yang ia mainkan. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Once up On Time in China, Bodyguard&lt;/span&gt;, dan film-film lainnya. Jet Lee, sudah terekam baik di otakku. Juga Chou yun Fat yang sangat aku gandrungi saat dia main di Crouching Tiger Hidden the Dragon dan tentu saja God of Gambler. Film mandarin juga menjadi film favoritku selain film-film festival yang dvd bajakannya aku beli. Aku selalu menangkap adanya pesan cinta, pengkhianatan, balas dendam dan harga diri yang harus ditegakkan dari film-film mandarin ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, mengapa mereka memanggilku Jet Lee? "Perasaan gak ada mirip-miripnya Loe ama Jet Lee," ujar Ardy heran. bang Agus Mulyadi pun mencoba menyanggah julukan baru yang aku peroleh dari pedadang-pedagang Tunisia ini. "Itu karena kamu aneh. Bawa kamera dan matamu sipit." Sipit? Ah! aku sendiri tak pernah memperhatikan apakah mataku sipit atau lebar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang, jelas tak hanya di shouk itu saja aku dipanggil Jet Lee. Saat aku dan rombongan  mengujungi makam sahabat Nabi di Khaerwan, tiga gadis berdebat untuk memberiku sebutan. Satu orang menyebutku sebagai Jackie Chan dan yang lain menyanggahnya. Kata dua cewek lainnya, aku lebih mirip dengan Jet Lee. Weleh..weleh.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Selanjutnya, Baca: Jantung Hati Tunisia&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-208472824862196335?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/208472824862196335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=208472824862196335&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/208472824862196335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/208472824862196335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2007/04/jet-lee.html' title='Jet Lee'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_X0wK-IxhBR4/RjVk0g8l4vI/AAAAAAAAAAU/Zb1Nxttsa4Y/s72-c/teguh2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-2431313305723874711</id><published>2007-04-29T19:13:00.000-07:00</published><updated>2007-04-29T20:10:14.548-07:00</updated><title type='text'>Tunisia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_X0wK-IxhBR4/RjVdwA8l4uI/AAAAAAAAAAM/Ssla7J8R1oQ/s1600-h/oldmedina.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_X0wK-IxhBR4/RjVdwA8l4uI/AAAAAAAAAAM/Ssla7J8R1oQ/s320/oldmedina.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5059052835889865442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bagian 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore menjelang malam saat tiba-tiba telpon genggamku bergertar karena panggilan dari nomor 021-791xxx.. Ah! Jakarta! Tugas apalagi? Aku terus saja bergumam sebelum tanganku memencet tombol "yes" untuk mendengarkan suara dari Jakarta. Maklum, aku sedang mengambil cuti yang sudah di ambang kehangusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah! benar saja. Tugas itu akhirnya datang juga. Tugas yang lama kunantikan. Kantor mendadak memintaku membuat paspor dan berangkat ke Afrika. Aiih..! Afrika! Ya, Afrika utara. Tepatnya, Tunisia. Segera saja, aku kontak kawan dan kolega untuk mengurus paspor.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbayang di benakku tentang sebuah negara yang dekat dengan Eropa. Pasti eprcampuran budaya unik! Segera aku buka peta dunia hadiah dari majalah National Geographic. Tepat. ada gurun, ada laut. Ah! terasa aku sudah menginjakkan kaki di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tanggal empat April aku harus berangkat. Artinya, sebelum tanggal itu, aku sudah harus berada di Jakarta untuk mengurus  kamera, kaset, tripod dan tetek bengek yang  lain. Dan, tibalah waktyu itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bandara Soekarno Hatta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tiba di bandara, teman-teman rombongan belum ada yang terlihat. "Aku dah sampai bandara dan menuju terminal keberangkatan," pesan singkat Mbak Ida Tempo. Tak lama, kami bertemu. Dan, satu per satu anggota rombongan pun muncul. mengenalkan diri dan membagi kartu nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 23.30 kami berangkat meninggalkan bandara. Transit di Singapura dan langsung ke Doha. Seeblas jam kurang lebih, aku duduk tanpa bergeser. Ke kamar kecil pun tidak. Aku benar-benar ingin menikmati perjalanan super lama ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak tahu jam berapa kami sampai di Doha. Turun dari pesawat aku langsung mencari toilet dan ruang rokok untuk memberi kesempatan kepada bibirku yang mulai kecut. Setelah kurang lebih dua jam, perjalanan dilanjutkan dengan naik pesawat lagi untuk duduk sekitar lima jam agar bisa sampai ke Tunisia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sekitar pukul 13;30 waktu Tunis atau pukul 19;30 WIB, tanah Tunisia akhirnya kuinjak juga. bersama rombongan, kami langsung menuju Hotel Africa. Hanya untuk menaruh koper dan ransel. Oleh Amel, dosen yang menjadi guide, aku dan kawan-kawn langsung diajak jalan ke &lt;span style="font-style:italic;"&gt;shouk&lt;/span&gt; Pasar Tradisonal Old Medina. Dan, dari sinilah cerita demi cerita di tanah Tunis dimulai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, baca: Jet Lee&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-2431313305723874711?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/2431313305723874711/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=2431313305723874711&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/2431313305723874711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/2431313305723874711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2007/04/tunisia.html' title='Tunisia'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_X0wK-IxhBR4/RjVdwA8l4uI/AAAAAAAAAAM/Ssla7J8R1oQ/s72-c/oldmedina.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-8455476521740268004</id><published>2007-02-26T07:00:00.000-08:00</published><updated>2007-02-26T07:06:52.948-08:00</updated><title type='text'>Serenada</title><content type='html'>Tolong nyanyikan lagu itu&lt;br /&gt;jika kau tak mampu penuh&lt;br /&gt;cukup reff-nya saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya! lagu itu&lt;br /&gt;lagu yang kudengar di bis kota&lt;br /&gt;lagu yang juga tak kuhafal bait-baitnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tolong nyanyikan lagu itu&lt;br /&gt;agar gelap malam tak menakutinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekali lagi tolong&lt;br /&gt;nyanyikan lagu itu&lt;br /&gt;agar panasnya siang tak membuatnya gentar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-8455476521740268004?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/8455476521740268004/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=8455476521740268004&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/8455476521740268004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/8455476521740268004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2007/02/serenada.html' title='Serenada'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-7959604549926993713</id><published>2007-02-26T06:10:00.000-08:00</published><updated>2007-06-18T10:55:44.858-07:00</updated><title type='text'>Gadis Kecil</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_X0wK-IxhBR4/RnbGbbglXuI/AAAAAAAAAAs/Y0OrozK2GhA/s1600-h/alishaku.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_X0wK-IxhBR4/RnbGbbglXuI/AAAAAAAAAAs/Y0OrozK2GhA/s200/alishaku.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5077463804450004706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;malam merambat larut dan &lt;br /&gt;aku mengingatmu&lt;br /&gt;gadis kecil yang tergolek &lt;br /&gt;di balik tudung kelambu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;secuil senyum di sudut bibir&lt;br /&gt;gadis kecil yang meniti malam&lt;br /&gt;adakah kau melihat rembulan &lt;br /&gt;dari balik kaca jendela?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah, gadis kecil &lt;br /&gt;tertidur dengan secuil senyum&lt;br /&gt;tudung kelambu menghalangi rinduku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jogjakarta, 26 Februari 2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-7959604549926993713?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/7959604549926993713/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=7959604549926993713&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/7959604549926993713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/7959604549926993713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2007/02/gadis-kecil.html' title='Gadis Kecil'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_X0wK-IxhBR4/RnbGbbglXuI/AAAAAAAAAAs/Y0OrozK2GhA/s72-c/alishaku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-6246673217315083596</id><published>2007-02-17T06:04:00.002-08:00</published><updated>2007-02-17T07:27:36.757-08:00</updated><title type='text'>Lalu Waktu</title><content type='html'>Pulang ke kotamu&lt;br /&gt;ada setangkup haru dalam rindu&lt;br /&gt;masih seperti dulu&lt;br /&gt;tiap sudut menyapaku bersahabat&lt;br /&gt;penuh selaksa makna&lt;br /&gt;musisi jalanan mulai beraksi...&lt;br /&gt;.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sengaja memasukkan suara Katon Bagaskara itu ke dalam kotak musik di &lt;em&gt;flashdisc&lt;/em&gt;-ku bebrapa hari sebelum aku kembali ke Jogja. Kota yang diamanatkan kantor menjadi wilayah kerjaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jogja, sebenarnya bukan kota yang asing bagiku. Kali pertama mkengemban tugas sebagai Koresponden, di kota inilah aku ditempatkan. kurang lebih satu setengah tahun, kemudian aku dipindah ke Solo. Berjalan dua tahun, kantor kembali menempatkan aku di Jogjakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti penggalan lagu Kla Project tadi, Jogja memang tak banyak berubah. Selain berdirinya Ambarukmo Plaza yang menjadikan Gandhok Kiwo sebagai tumbal. Selebihnya, nyaris tak berubah. Angkringan, pengamen, motor dengan plat nomor dari A sampai Z yang memadati jalan. Oh ya, pengemis di perempatan yang berubah jumlahnya. Mereka semakin banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di titik ini, Katon Bagaskara tak ada yang salah. Pengamen yang tetap setia menemani para pelancong di lesehan Malioboro, pengendara motor yang tak putus di sepanjang jalan. Tapi, lalu waktu tak berhenti di sini. Di dunia jurnalisme televisi yang aku geluti, semua telah berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua stasiun televisi kini punya Koresponden di provinsi dengan lima kabupaten dan kota ini. RCTI, SCTV, INDOSIAR, ANTV, LATIVI, TRANS TV, TV7 yang berganti nama menjadi TRANS7, GLOBAL TV, METRO TV, TPI, sampai TV-TV lokal. Semua membangun kekuatan di sini. Alasannya, pastilah karena Jogjakarta punya potensi berita. Maklum, segala simbol berita ada di kotaraja ini. Ada gunung, laut, perguruan tinggi, keraton, pemerintahan, dan segala pernik yang melingkupinya, termasuk maling dan koruptor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertambahnya jumlah koresponden memang menjadi salah satu penanda perubahan. Karena, pemirsa masing-masing televisi dapat menikmati berita tentang Jogja. Tapi, bukan di titik ini perubahan itu. Dua tahun lalu, saat sebelum aku meninggalkan Jogja dan pergi bertugas ke Solo, hampir semua kawan koresponden berjalan sendiri. memanggul kamera dan menulis naskah sendiri kecuali RCTI yang mempunyai lima stringer. Tapi, 06 Januari 2007 saat aku kembali ke Jogja, semua telah berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RCTI bertambah satu lagi stringer. SCTV yang dulu sering aku harus angkat topi karena daya jelajahnya yang luar biasa kini juga mnegikuti jejak RCTI. Lativi tumbuh dengan dua kontributor. Indosiar punya satu stringer. Metro TV yang paling progresif karena telah menjadi biro lengkap dengan kantor dan SNG. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stringer tumbuh seperti jamur di musim hujan. Namun, susah sungguh menempatkan mereka di posisi jurnalis. Apa yang mereka lakukan memang seperti yang menjadi tugas-tugas (video) jurnalist. Mengambil gambar, mencari data, dan kadang menulisnya dalam berita. Tapi, Simaklah televisi. Nama mereka tak pernah nongol meski karya mereka terpampang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, dan ini sungguh-sungguh terjadi. Seorang stringer yang biasa memasok berita untuk memasok berita untuk sebuah televisi swasta ternama menjual gambarnya ke teve lain yang notabene adalah kompetitor. Ah! Sama sekali tidak masuk di akal!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-6246673217315083596?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/6246673217315083596/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=6246673217315083596&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/6246673217315083596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/6246673217315083596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2007/02/lalu-waktu.html' title='Lalu Waktu'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-6246381527377425234</id><published>2006-12-03T02:52:00.000-08:00</published><updated>2007-06-18T09:23:16.500-07:00</updated><title type='text'>Tripod</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_X0wK-IxhBR4/RnawY7glXtI/AAAAAAAAAAk/qWtQZZq4pso/s1600-h/merapi_selo_ucok_blog_105.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_X0wK-IxhBR4/RnawY7glXtI/AAAAAAAAAAk/qWtQZZq4pso/s320/merapi_selo_ucok_blog_105.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5077439572244520658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku membeli benda berkaki tiga ini pada bulan Juni 2006. Hanya beberapa hari setelah gempa bumi meluluhlantakkan Bantul dan sebagian Jogjakarta. Tidak begitu mahal, hanya Rp 450.000. Tapi, aku cukup senang bis membeli benda ini. Selain duit dari kantongku sendiri, aku yakin benad ini sangat membantu pekerjaanku sebagai jurnalis di sebuah tv swasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benda ini sebenarnya bukan barang baru bagiku. Aku mengenalnya sejak tiga tahun lalu. Namun, itu bukan milikku. Kantor memebriku inventaris tripod merek Vinten sebagai pelengkap kamera Panasonic AGDV-15, tapi, sudah ditarik kembali oleh kantor pada akhir 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang benda yang aku beli di toko elektronik Atakrib ini tak mau menemaniku lama. Hanya lima bulan. Satu Desember lalu, saat meliput aksi peringatan Hari Aids sedunia, mendadak rusak. Sama sekali tak bisa digunakan. Sediih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengadu ke kantor? Ah, tripod itu aku beli sendiri. Dengan uangku sendiri. Mustahil rasanya kantor akan mau mengganti. Dan, sejatinya, aku sama sekali tak berniat meminta ke kantor, karena beratus kali aku meminta, jawab yang keluar pun sma: DIUSAHAKAN!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesedihanku sebenarnya lebih kepada kesulitanku untuk membuat gambar sedemikian steady. Artinya lagi, aku tak bisa memuaskan permirsa dengan karya-karya jurnalistikku. Kepuasan pemirsa? Ah! binatang macam apalagi? Barangkali memang hanya keinginanku yang yang terlalu naif. Tapi, sungguh ini adalah keinginanku yang tulus sebagai jurnalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaji? aku tak berharap banyak. Karena, setiap kali tanggal yang diharapkan itu datang, pastilah langsung habis untuk bayar telpon, listrik, angsuran motor dan kebutuhan lainnya. Lalu apalagi yang bisa aku lakukan dengan eksistensiku sebagai manusia? Karya. Ya, hanya itulah satu-satunya yang bisa aku lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, selingkungku, kawan-kawan seprofesiku mulai kehilangan ruh itu. Jurnalis meski di republik ini nyaris tak ada beda dengan buruh lain, tapi bagaimanapun dia punya tangung jawab yang tidak dimiliki para buruh lainnya. Sebutan anama pada akhir berita jelas menjadi beban betapa karya kita bukan saja tanggung jawab perusahaan media. Tapi, juga jurnalis yang mengkonstruksi peristiwa di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hubungannya dengan tripod? Jelas berkorelasi positif. Karena jurnalis juga manusia, maka dia punya nafas yang setiap hembusannya emnggerakkan anggota tubuh. Termasuk tangan yang selalu digunakan untuk memegang kamera. Siapa yang bisa menjamin tangan tak bergoyang saat nafas berhembus dan peristiwa berjalan? Nah, di sinilah si Kaki tiga berperan. Efek yang diharapkan, pemirsa akan melihat gambar yang tenang, anteng. Dan, inilah yang paling mungkin aku lakukan sebagai tanggung jawab sosialku kepada pemirsa. Selain, tentu saja bagaiamanan aku terus berusaha belajar memberikan informasi yang mencerdaskan melalui berita-berita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-6246381527377425234?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/6246381527377425234/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=6246381527377425234&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/6246381527377425234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/6246381527377425234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2006/12/tripod.html' title='Tripod'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_X0wK-IxhBR4/RnawY7glXtI/AAAAAAAAAAk/qWtQZZq4pso/s72-c/merapi_selo_ucok_blog_105.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-354680157551742202</id><published>2006-11-30T00:49:00.000-08:00</published><updated>2006-11-30T01:39:54.131-08:00</updated><title type='text'>Solilokui</title><content type='html'>Sepertinya tidak ada pekerjaan lain yang paling tunduk selain buruh. kalau masih ada yang tak percaya, pasti ia adalah prajurit ngeyel. Karena, sebesar apa pun gaji yang  diperoleh, buruh tetap berada pada posisi yang lemah dan tak menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hal itu salah, mungkin aku adalah perkecualian. Tapi, coba kita tengok ke belakang. Buka kembali file kontrak kerja. Perhatikan dengan seksama. Adakah yang lebih menguntungkan untuk buruh? Boleh saja berkata masih mending ada kontrak kerja. Atau, sah-sah saja berujar, "Ini khan konsekwensi bekerja di perusahaan,". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan khawatir. Takkan ada yang menyalahkan. Tulisan ini hanyalah solilokui. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;gerundelan&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Ini hanyalah omongan dalam hati. Karena, dilafalkan dengan fasih pun takkan ada orang yang menghiraukan. Kalau toh ada yang mendengar, pasti akan menyambung dengan kalimat, "Habis mau gimana? Memang aturannya begitu." Lalu, buat apa kita bicara? Bukankah diam lebih menghemat energi kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aturan. Ya, aturan perusahaan memang selalu berlaku demikian. Tak ada celah untuk dibantah. Semua harus tunduk dan patuh. Boleh saja melawan, tapi Surat Peringatan akan segera datang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan bertanya untuk apa aturan itu dibuat. Karena, semua akan menjawab untuk keteraturan. Jangan pernah juga berpikir aturan itu adil, karena untuk teratur pasti harus ada yang dominan. Tak usah ditebak kaerna semua sudah jelas: yang dominan adalah perusahaan dan buruh duduk terpekur di posisi terbawah. Ambillah contoh sederhana: datanglah ke kantor terlambat dan satpam di depan akan mencatat nama Anda sebagai bentuk ketidakpatuhan. Dan, Anda sama sekali tidak bisa memprotesnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, proteslah Anda atas gaji atau uang pindah yang terlambat, maka manajemen akan menjawab, "Wah, maaf. banyak sekail perkerjaan yang harus diselesaikan," Atau, sah juga jika perusahaan menjawab, "Waduh, komputer error!". Huh! Dijamin sekarung kata-kata yang Anda keluarkan tetap tak akan membuat perusahaan bergeming. Demikianlah perusahaan, selalu mendapat permakluman. Dan, buruh? Aha! jangan coba-coba! Kecuali ingin disemprot dengan kata-kata, "Banyak yang ngantri untuk mengganti posisimu!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-354680157551742202?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/354680157551742202/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=354680157551742202&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/354680157551742202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/354680157551742202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2006/11/solilokui.html' title='Solilokui'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-626535944840269222</id><published>2006-11-25T21:49:00.000-08:00</published><updated>2006-11-25T23:18:58.800-08:00</updated><title type='text'>Dia yang Juga Pergi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger2/3147/1630/1600/347199/Foto%28003%29.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger2/3147/1630/320/683411/Foto%28003%29.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kali pertama bertemu di RS TNI AU Solo, kami saling meraba. Menerka, watak dan tabiat masing-masing.  Maklum, ke depan, untuk waktu yang tidak ditentukan kami akan menjadi partner kerja.  Karena hanya menerka, hasilnya pun tak ada  yang istimewa.  Lalu waktu pun akhirnya  memisahkan kami. Hilang seperti hilangnya berita Jatuhnya Lion Air dari layar kaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami baru bertemu lagi tiga bulan kemudian. Pertemuan yang biasa. Karena, secara profesional memang demikianlah semestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergulirnya waktu membawa kami pada sebuah persahabatan. Bukan lagi teman kerja. Persahabatan yang tidak saja berlaku pada diriku dan dirinya, tapi juga keluarga. Sering, aku habiskan waktu untuk mereguk secangkir kopi di rumahnya. Atau, bermain dengan anak semata wayangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedekatan pula yang mambawa kami berbeda dengan kawan-kawan seprofesi yang lain. Menyusuri jalan bersama, berlari bersama. Tak pernah ada konflik.  Temperamenku yang sering meledak, selalu tertutupi oleh kesantunannya berkawan.  Ah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tahun berjalan, kami semakin dekat. Apalagi setelah  SK  dari kantor pusat menempatkan kami di kota  Jogjakarta.  Tapi, itu hanya sejenak.  Kantor mendadak  mengubah keputusan yang telah diterbitkan.  Dia ditarik ke Jakarta dan aku tetap kembali ke Jogjakarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak tahu apa yang dia rasakan.  Yang jelas, aku galau. Aku tidak hanya merasa akan kehilangan seorang teman kerja yang berdedikasi. Yang tetap bisa menjaga idealisme profesi secara santun. Tapi, juga kehilangan kawan yang telah banyak menurunkan tensi temperamenku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dia juga galau? Aku tak perlu mencari jawabnya.  Yang jelas aku akan selalu merindukan dia di atas deru motor di jalan-jalan yang panas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-626535944840269222?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/626535944840269222/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=626535944840269222&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/626535944840269222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/626535944840269222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2006/11/dia-yang-juga-pergi.html' title='Dia yang Juga Pergi'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-6133449578378309282</id><published>2006-11-18T02:30:00.000-08:00</published><updated>2006-11-18T03:15:39.566-08:00</updated><title type='text'>Untuk Kota yang Akan Kutinggalkan</title><content type='html'>Datang ke Kota Bengawan, aku tak sepenuhnya ikhlas.  Ada yang sedikit mengganjal saat kantor dengan segala otoritasnya menurunkan Surat Keputusan: Memindahkan lokasi kerjaku yang semula di Jogja ke Solo.  Tapi,  seperti Momok Hiyong,  kantor tak bisa dilawan. SK harus dilaksanakan. Dan, aku pun angkat koper. Pindah ke kota "Dua Raja".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai  di gerbang  kota, alam pikir ini masih saja di Jogja.  Lambaian tangan kawan, seolah memanggilku pulang.  Tapi, kedua kaki terlanjur menginjak bumi.  "Ah... Nanti kamu akan terbiasa juga." kata seorang kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar juga. Satu dua bulan berjalan, aku mulai merasakan "ghirrah".  Apalagi,  setelah kawan-kawan lama semasa kuliah dan  aktif di jalanan  bisa kutemukan.  Rutinitas mulai membuatku asyik. Kawan-kawan seprofesi pun cukup membuatku betah untuk nongkrong dan ngopi saat beristirah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, itu tak berlaku lama. Aku kembali merasa "jumud". Bosan dengan orang-orang selingkungku sendiri.  Malah, lebih dari itu, aku mulai membenci orang-orang selingkungku.  Kawan-kawan seprofesi, nyaris tak ada lagi yang bisa membuatku menaruh hormat. Apalagi, kepada kawan yang lebih senang menikmati hasil kerja orang lain dan mengeksploitasinya. Fyuhh!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku teringat Jogjakarta. Kota yang membuat adrenalinku terkuras habis. Kota di mana tidak ada kata ampun untuk siapa pun yang terjun ke dunia jurnalisme.  Kota yang pernah membuatku memilih untuk terjatuh dan mati di jalan daripada tidak bisa mendapatkan gambar pesawat latih TNI AU yang jatuh di Prambanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada titik ini, nyaris tak ada yang bisa aku lakukan.  Kebanggaan karena banyak kawan yang menggunakan tripod karena ajakanku seperti hilang. Padahal, tripod dulu hanya aku jadikan alat pemantik agar kawan-kawan tak sekedar memaknai profesinya sebagaimana buruh lain. Ada tugas "suci" yang sampai sekarang masih aku yakini,  setidaknya mencerdaskan publik, ya  memberikan  informasi yang benar kepada khalayak.  Bukan sebaliknya.  Me-reka peristiwa dan menjadikan kebutuhan masyarakat akan informasi sebagai ladang empuk untuk dieksploitasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, apa lacur. Semua yang berjalan tak seluruhnya seperti yang diimpikan. Hanya saja, kegamangan ini tidak cukup terobati. Apalagi, jika melihat kawan-kawan yang mendadak menjadi "jurnalis" dan menganggap enteng profesinya. Lebih sakit lagi, melihat kawan yang menangguk untung dari kawan lain yang tidak tahu makna sejati profesinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung, genap dua tahun,  kantor berniat mengembalikanku ke habitat lama. Kota Jogjakarta. Kota, di mana aku belajar jurnalisme televisi dengan segala pernak-perniknya. Dan, berarti pula aku akna meninggalkan kota ini. Kota yang banyak dihuni para jurnalis televisi yang sakit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-6133449578378309282?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/6133449578378309282/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=6133449578378309282&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/6133449578378309282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/6133449578378309282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2006/11/untuk-kota-yang-akan-kutinggalkan.html' title='Untuk Kota yang Akan Kutinggalkan'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-4837058275462655377</id><published>2006-11-14T22:40:00.000-08:00</published><updated>2006-11-14T23:28:01.220-08:00</updated><title type='text'>16.25</title><content type='html'>Lalu waktu benar-benar menjadi giliranku&lt;br /&gt;Saat seorang perawat menyebut nama itu&lt;br /&gt;Senang  dan haru bergumul menjadi satu&lt;br /&gt;Tak tahu apa, tak mengerti kenapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adzan aku kumandangkan&lt;br /&gt;Iqomat aku suarakan&lt;br /&gt;hanya itu yang bisa aku lakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emak tak beranjak&lt;br /&gt;Ibu hanya termangu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau telah lahir, Nak...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-4837058275462655377?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/4837058275462655377/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=4837058275462655377&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/4837058275462655377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/4837058275462655377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2006/11/1625.html' title='16.25'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-116219850827988711</id><published>2006-10-30T00:44:00.000-08:00</published><updated>2006-11-13T22:54:25.343-08:00</updated><title type='text'>Teman dari Jauh</title><content type='html'>Teman dari jauh&lt;br /&gt;datang dengan tiba-tiba&lt;br /&gt;tanpa pesan langsung di depan mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman dari jauh&lt;br /&gt;jauh tempat kau tempuh&lt;br /&gt;menemuiku pada tengah malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, teman dari jauh...&lt;br /&gt;kau membangkitkan kenangan lama&lt;br /&gt;membongkar cerita-cerita yang telah lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman dari jauh,&lt;br /&gt;sekejap bersama lalu pamit pulang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-116219850827988711?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/116219850827988711/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=116219850827988711&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/116219850827988711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/116219850827988711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2006/10/teman-dari-jauh.html' title='Teman dari Jauh'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-115969139003312037</id><published>2006-10-01T01:25:00.000-07:00</published><updated>2007-02-17T06:01:44.805-08:00</updated><title type='text'>Kamboja Merah</title><content type='html'>Bunga kamboja merah di depan rumah &lt;br /&gt;mekar sudah&lt;br /&gt;aku tak tahu kapan &lt;br /&gt;ia mekarkan kembangnya&lt;br /&gt;tidak ada penanda yang kutangkap &lt;br /&gt;sebagai isyarat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga kamboja merah yang merekah&lt;br /&gt;mempermainkan bulir embun &lt;br /&gt;dalam terpaan sinar matahari&lt;br /&gt;ah...kamboja merah sungguh indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah mekarmu menjadi penanda?&lt;br /&gt;hanya kamboja merah yang tahu..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-115969139003312037?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/115969139003312037/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=115969139003312037&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/115969139003312037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/115969139003312037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2006/10/kamboja-merah.html' title='Kamboja Merah'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-115433844384055158</id><published>2006-07-31T01:48:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:25.153-08:00</updated><title type='text'>Ponirah</title><content type='html'>Entah mengapa tiba-tiba saja aku mengingatnya. Seorang perempuan perkasa dari Bantul, Jogjakarta. Ponirah sang kepala rumah tangga. Ponirah yang menghidupi anak-anaknya dari keringat dan air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu Ponirah tidak kenal Kartini. Ponirah juga tak mengerti apa itu gender. Tapi, apa yang ia lakukan telah melampaui batas-batas itu. Ponirah malah berada di pucnak pencapaian. Becak bantuan dari kampus UGM adalah saksinya. Kerikil di sepanjang jalan Bugisan-Jokteng Kulon Kraton Jogjakarta pun akan mengamini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ponirah tak pernah mengeluh dengan nasib yang ia lakoni. setiap tetes keringat ia usap dg handuk kikhlasan. Dan setiap receh yang ia kantongi selalu ia syukuri dengan, "Matur nuwun." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ponirah bukan muslim yang taat. Saat suaminya sakit, Ponirah membawanya berobat ke RS Sarjito. Ponirah tak percaya dukun. Saat suaminya meninggal, Ponirah juga menangis seeprti umumnya seorang perempuan. Namun, air mata adalah kesabaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, bagaimana Ponirah sekarang?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-115433844384055158?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/115433844384055158/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=115433844384055158&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/115433844384055158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/115433844384055158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2006/07/ponirah.html' title='Ponirah'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-114266453929372766</id><published>2006-03-17T22:34:00.000-08:00</published><updated>2006-11-13T22:54:24.849-08:00</updated><title type='text'>benih itu tumbuh sudah</title><content type='html'>benih itu tumbuh sudah&lt;br /&gt;usianya sekitar lima minggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;benih yang tak diduga&lt;br /&gt;benih yang luar biasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;duhai alam raya terimalah ia&lt;br /&gt;berikanlah kesuburan seperti yang kau berikan&lt;br /&gt;kepada sawah untuk para petani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berikanlah ketegaran seperti yang  kau tancapkan&lt;br /&gt;kepada batu-batu karang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berikanlah gairah seperti ombak yang kau limpahkan&lt;br /&gt;kepada laut untuk para nelayan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berikanlah ia keteduhan laksana pohon&lt;br /&gt;yang tak pernah mengeluh kepada siapa pun yagn berteduh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;duhai alam raya ...&lt;br /&gt;nantikanlah ia dengan sabar sebagai matahari yang tak pernah bosan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-114266453929372766?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/114266453929372766/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=114266453929372766&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/114266453929372766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/114266453929372766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2006/03/benih-itu-tumbuh-sudah.html' title='benih itu tumbuh sudah'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-114172607525217431</id><published>2006-03-07T00:49:00.000-08:00</published><updated>2006-11-13T22:54:24.754-08:00</updated><title type='text'>Thuyul</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/3813/1170/1600/teguh_merapi_105.0.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3813/1170/320/teguh_merapi_105.0.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya adalah permakluman.  Ketundukan akan hukum kepitalisme yang membungkus industri media, utamanya televisi. Permakluman akan pemakaian stringer oleh  seorang koresponden atau kontributor televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maklum karena Koresponden atau kontributor mendapatkan kontra prestasi dari berita yang dikirim dan ditayangkan oleh televisi  di mana dia mengikat kontrak. Stasiun televisi, sesuai  hukum kapitalis yang membungkusnya, tidak akan pernah ambil pusing dengan jumlah berita yang dikirim. Sepanjang tidak menimbulkan komplen dan layak, maka akan ditayangkan. Karena, disanalah penghasilan media itu berasal. Tentus etelah melalui hitung-hitungan rating dan share.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, bagi Koresponden atau Kontributor,  jumlah berita yang tayang sama dengan periuk nasi. Tayang berarti mengepul dan kenyang, tidak tayang sama dengan habisnya uang. Sebab itulah permakluman itu datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Televisi, sebagaimana fitrahnya sebuah media tidak akan mau ketinggalan berita. Selain itu, jumlah berita yang banyak dari Koresponden, bagi media sebagai user memberi banyak pilihan untuk menyuguhkan berita yang variatif kepada  audiens.  Singkatnya, media sama sekali tidak dirugikan. Sebaliknya, media user berada pada posisi tawar yang dominan. Karena, ia punya otoritas penuh untuk menayangkan atau tidak menayangkan berita yang dikirim oleh Koresponden atau Kontributor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi hukum dan perburuhan, apalagi. Media user selama ini hanya bertanggung jawab pada Koresponden atau Kontributor yang menandatangani kontrak kerja sama. Terhadap stringer atau (maaf) thuyul yang bekerja pada Koresponden dan Kontributor, user Media sama sekali tak mengikat kontrak. Artinya, semua tanggung jawab hukum dan perburuhan sepenuhnya dipikul di pundak Koresponden atau Kontributor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini, teramat jelas betapa Media user menangguk untung yang teramat besar dari cara yang sama sekali tidak bijak. Oportunis, khas kapitalisme yang licik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, mengapa Koresponden dan Kontributor masih sja melakukan? Tentu banyak alasan. Secara ekonomis, dengan penggajian model apa pun terhadap para "Thuyul"-nya, mereka tetap untung. Karena, mereka juga sudah belajar dari media yang menjadi user-nya. Kita ambil contoh yang paling wam. Jika liputan para "thuyul" itu dihargai separuh dari harga tayang, maka Koresponden dan Kontributor akan mendapatkan tambahan penghasilan separuh honor berita. Dan yang lebih penting, selain tidak mengeluarkan tenaga, Koresponden atau Kontributor tidak punya tanggung jawab apa-apa. Sebaliknya, malah dapat nama baik karena dianggap produktif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di sini, harmony hubungan media user dan koresponden atau kontributor yang memiliki "thuyul" masih bisa dimaklumi. Hukum kapitalisme yang licik-lah yang membuat mereka tetap mesra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana jika "thuyul" juga dipelihara oleh seorang Regional Reporter yang sistem penggajian dari media user-nya tidak bergantung pada jumlah berita yang tayang? Inilah yang kemudian melunturkan permakluman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media user memilih memberikan penghargaan hasil liputan dengan gaji bulanan tentu bukan semata alasan ekonomis. Karena, sudah menjadi rahasia umum, jurnalis televisi yang digaji bulanan rata-rata berpenghasilan kecil. Lebih dari itu, dengan peralatan yangs emuanya milik media user, regional reporter atawa koresponden diharapkan loyal. Terhadap aturan maupun standar liputan yang ditetapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya, jika seorang regional reporter memelihara "thuyul", dari mana sumber uang untuk menggajinya? Mengingat Regional Reporter digaji bulanan, barang tentu "thuyul"-nya tidak digaji per berita tayang. Pertanyaan selanjutnya, seberapa besar ia mampu menggaji?  Di sinilah kekhawatiran akan munculnya eksploitasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-114172607525217431?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/114172607525217431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=114172607525217431&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/114172607525217431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/114172607525217431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2006/03/thuyul.html' title='Thuyul'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-114172127607928339</id><published>2006-03-07T00:12:00.000-08:00</published><updated>2006-11-13T22:54:24.663-08:00</updated><title type='text'>RMP</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/3813/1170/1600/osa_dan_yayan.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3813/1170/320/osa_dan_yayan.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Siapa masuk barisan, maka dia&lt;br /&gt;harus siap dirapatkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;barang siapa masuk barisan, berarti pula&lt;br /&gt;masuk sebuah perkubuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;garis demarkasi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapa lawan siapa kawan&lt;br /&gt;lawan harus ditendang,&lt;br /&gt;kawan harus bergandengan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-114172127607928339?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/114172127607928339/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=114172127607928339&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/114172127607928339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/114172127607928339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2006/03/rmp.html' title='RMP'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-113696427388100827</id><published>2006-01-10T23:02:00.001-08:00</published><updated>2006-11-13T22:54:24.566-08:00</updated><title type='text'>Apa yang Bisa Diharap?</title><content type='html'>apa yang bisa diharap&lt;br /&gt;dari negeri yang suka berkelahi?&lt;br /&gt;yang lebih senang pedang  daripada jabat tangan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apalagi yang bisa diharap?&lt;br /&gt;dari penguasa yang lupa siapa pemilihnya?&lt;br /&gt;jangankan sekolah, makan saja sedemikian susah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apalagi yang dinanti?&lt;br /&gt;para menteri sudah lupa diri&lt;br /&gt;BBM melambung tinggi dianggap prestasi!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-113696427388100827?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/113696427388100827/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=113696427388100827&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/113696427388100827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/113696427388100827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2006/01/apa-yang-bisa-diharap_10.html' title='Apa yang Bisa Diharap?'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-113696290905360697</id><published>2006-01-10T22:34:00.000-08:00</published><updated>2006-11-13T22:54:24.360-08:00</updated><title type='text'>01 Januari</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;ada air yang tertahan di kedua sudut mata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: courier new;"&gt;saat lidah usai melafalkan  akad,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: courier new;"&gt;niat untuk menjalani hidup bersama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: courier new;"&gt;bukan bersedih, bukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: courier new;"&gt;kebahagiaan telah bercampur haru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: courier new;"&gt;mengaduk sampai ke dasar dada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: courier new;"&gt;aku lirik emak di balik hijab&lt;br /&gt;tangannya mengusap kedua pipi yang mulai keriput&lt;br /&gt;air mata juga menets dari kedua matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-113696290905360697?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/113696290905360697/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=113696290905360697&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/113696290905360697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/113696290905360697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2006/01/01-januari.html' title='01 Januari'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-113055992755053757</id><published>2005-10-28T21:22:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:24.251-08:00</updated><title type='text'>Berat</title><content type='html'>ini adalah hari-hari terberat&lt;br /&gt;usaha yang kuharap menuai sukses gagal otal!&lt;br /&gt;kawan-kawan tak dapat menikmati hasil dari keringat&lt;br /&gt;sediiiiiiiihhhh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-113055992755053757?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/113055992755053757/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=113055992755053757&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/113055992755053757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/113055992755053757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/10/berat.html' title='Berat'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-112920860950342384</id><published>2005-10-13T06:01:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:24.116-08:00</updated><title type='text'>Kameraku Rusak</title><content type='html'>kesel!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-112920860950342384?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/112920860950342384/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=112920860950342384&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/112920860950342384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/112920860950342384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/10/kameraku-rusak.html' title='Kameraku Rusak'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-112835076259503847</id><published>2005-10-03T07:31:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:23.547-08:00</updated><title type='text'>Panggilan itu Akan Datang</title><content type='html'>panggilan itu akan datang&lt;br /&gt;pasti datang&lt;br /&gt;meski selalu diperdebatkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang terpaksa&lt;br /&gt;ada yang memaksa&lt;br /&gt;ada pula yang pura-pura ikhlas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi panggilan itu tetap datang&lt;br /&gt;tak ada yang bisa menghadang&lt;br /&gt;tidak juga segepok uang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-112835076259503847?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/112835076259503847/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=112835076259503847&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/112835076259503847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/112835076259503847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/10/panggilan-itu-akan-datang.html' title='Panggilan itu Akan Datang'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-112834984348883831</id><published>2005-10-03T07:16:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:23.447-08:00</updated><title type='text'>Pertemuan Tadi Siang</title><content type='html'>hari yang melelahkan. tapi, juga menyenangkan. aku ketemu teman lama. teman kuliah yang dulu aktif di PMII. lebih senang lagi, ternyata sudah punya momongan. wah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi ingat saat kuliah. saling berdebat. malah tak jarang pula menghujat. tapi, dia anak kiai. kiai NU di pesisir utara. pesantren dan budaya NU sangat membentuk dirinya. jadi, terlalu santun menurutku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seebnarnya tak ada yang istimewa dari pertemuan tadi. hanya saja, karena lama sekali tak ketemu, jadi asyik. sayangnya, pekerjaan membuatku tak bisa ngobrol lama. tapi, cukuplah untuk sekedar mengingat masa-masa kuliah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-112834984348883831?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/112834984348883831/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=112834984348883831&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/112834984348883831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/112834984348883831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/10/pertemuan-tadi-siang.html' title='Pertemuan Tadi Siang'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-112823531088803871</id><published>2005-10-01T23:30:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:23.342-08:00</updated><title type='text'>Tinggal Hujan dengan Bunyinya Sendiri</title><content type='html'>sebentar lagi saat itu akan tiba&lt;br /&gt;waktu di mana kita melupakan perjalanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam akan berlalu begitu panjang&lt;br /&gt;karena dingin begitu menusuk tulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gerimis riwis tak lagi membawa hawa romantis&lt;br /&gt;tinggallah hujan dengan bunyinya sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah kau akan menengok ke belakang?&lt;br /&gt;tak ada yang melarang&lt;br /&gt;tak pula mengekang&lt;br /&gt;namun tidakkah itu menyakitkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berjalan sendiri di lorong waktu&lt;br /&gt;menunggu senyum yang tak lagi bisa tersunggingkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak ada lagi tubuh berpeluk&lt;br /&gt;hilang sudah keringat&lt;br /&gt;yang tersisa hanya kegetiran&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-112823531088803871?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/112823531088803871/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=112823531088803871&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/112823531088803871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/112823531088803871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/10/tinggal-hujan-dengan-bunyinya-sendiri.html' title='Tinggal Hujan dengan Bunyinya Sendiri'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-112823462054164546</id><published>2005-10-01T23:07:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:23.247-08:00</updated><title type='text'>AR-PLG</title><content type='html'>tak banyak yang mengenal&lt;br /&gt;apalagi sampai mendalam&lt;br /&gt;basa-basi juga bukan menjadi tradisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;senyum? jangan harap akan diobral&lt;br /&gt;meski tak berarti emas, diam begitu berharga&lt;br /&gt;karena diam adalah membaca, mencerna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapa berani bertanya?&lt;br /&gt;nyaris tak ada!&lt;br /&gt;diam telah mengubur ketinggian ilmunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi aku masih berharap&lt;br /&gt;barang setetes dua tetes&lt;br /&gt;yang mencerahkan&lt;br /&gt;yang memberi kedalaman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-112823462054164546?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/112823462054164546/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=112823462054164546&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/112823462054164546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/112823462054164546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/10/ar-plg.html' title='AR-PLG'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-112107396328303068</id><published>2005-07-11T02:22:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:23.156-08:00</updated><title type='text'>Blonthank</title><content type='html'>Ceking, pendek, dengan rambut sedkit beruban&lt;br /&gt;rokok kretek selalu terselip di jari kirinya&lt;br /&gt;tak perlu rem untuk melepaskan kata-kata&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-112107396328303068?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/112107396328303068/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=112107396328303068&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/112107396328303068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/112107396328303068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/07/blonthank.html' title='Blonthank'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-112003722666109132</id><published>2005-06-29T02:11:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:23.067-08:00</updated><title type='text'>Menunggumu</title><content type='html'>menunggumu di sudut ruang&lt;br /&gt;di setiap sore&lt;br /&gt;saat matahari perlahan turun menapaki bukit&lt;br /&gt;tak ada yang membosankan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada secangkir kopi&lt;br /&gt;ada sayup musik&lt;br /&gt;ada ceklak-ceklik mouse&lt;br /&gt;waktu seperti berlalu begitu saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah..sbentar lagi kau datang...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-112003722666109132?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/112003722666109132/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=112003722666109132&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/112003722666109132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/112003722666109132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/06/menunggumu.html' title='Menunggumu'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-111995136804585621</id><published>2005-06-28T02:22:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:22.975-08:00</updated><title type='text'>Secangkir Kopi</title><content type='html'>secangkir kopi aku reguk sore ini&lt;br /&gt;tidak manis, tidak pula pahit.&lt;br /&gt;sedang rasanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersanding dengan handphone&lt;br /&gt;secangkir kopi cukuplah menemani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih ada sedikit sisa&lt;br /&gt;saat keteguk keempat kalinya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-111995136804585621?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/111995136804585621/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=111995136804585621&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111995136804585621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111995136804585621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/06/secangkir-kopi.html' title='Secangkir Kopi'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-111995051413620222</id><published>2005-06-28T02:03:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:22.874-08:00</updated><title type='text'>Jarum Jam Pasti Tahu</title><content type='html'>ada yang berubah pada dirimu&lt;br /&gt;entah di mana...&lt;br /&gt;tapi aku jelas merasakannya&lt;br /&gt;juga teman yang lain...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jarum jam pasti tahu&lt;br /&gt;layar handphone juga takkan menipu&lt;br /&gt;kau telah berubah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu waktu memang membawa segala&lt;br /&gt;termasuk perubahan&lt;br /&gt;atau perubahan itulah lalu waktu&lt;br /&gt;yang membawamu ke tepi yang jauh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kemarahanku bukanlah pada perubahan&lt;br /&gt;tapi pada dirimu yang tak sadar pada perubahan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-111995051413620222?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/111995051413620222/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=111995051413620222&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111995051413620222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111995051413620222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/06/jarum-jam-pasti-tahu.html' title='Jarum Jam Pasti Tahu'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-111960519406413956</id><published>2005-06-24T02:19:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:22.774-08:00</updated><title type='text'>Jika</title><content type='html'>Jika mencintaiku adalah kesetiaan,&lt;br /&gt;maka kau telah melakukannya, kekasih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Mencintaiku aalah kesabaran,&lt;br /&gt;Kau tak pernah kehabisan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana aku harus mencintaimu?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-111960519406413956?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/111960519406413956/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=111960519406413956&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111960519406413956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111960519406413956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/06/jika.html' title='Jika'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-111960444213344548</id><published>2005-06-24T01:26:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:22.664-08:00</updated><title type='text'>Matahari yang Marah</title><content type='html'>Matahari seperti ingin menunjukkan kegarangannya. Tak satu segumpal pun awan diberi kesempatan untuk menutupi. Langit dibuat biru. Tanah dibuat terbelalak. Dan kepala dipaksa meraung menahan panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarahan matahari baru mereda setelah lonceng senja dipukul malaikat. Toh sisa-sisa kemarahannya masih terbawa angin malam yang berhembus pelan. Dingin dan menusuk tulang. Seluruh kota benar-benar dibuat merinding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa salah bumi? Apa dosa kota yang kutinggali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah karena pesta yang digelar untuk pertama kali ini "salah mangsa"? Bukankah ini rekadaya manusia yang paling demokratis untuk memilih pimpinan? Memilih langsung Sang Duta untuk memimpin kota dan memakmurkan seluruh rakyatnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barangkali telinga Matahari tidak kuat dengan suara knalpot," Mas Alfian berujar. Knalpot. Ya,  dua minggu ini seluruh pasang telinga hanya bisa mendengar suara knalpot. Knalpot yang meraung seperti macan yang tertembak pemburu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, hanya karena itukah? Bukankah yang mereka lakukan sekedar menuruti "hukum wajib" pesta demokrasi? Pesta yang sejak kita SD selalu diikuti arak-arakan kendaraan yang meraung? Yang karena raungannya itu pula suara-suara para calon Duta tak bisa didengar? Karena, meskipun beribu orang berkumpul, mata mereka lebih menyimak lekatnya celana dalam penyanyi dangdut yang bergoyang di atas panggung?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ooo... Apa yang aslah matahariku?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-111960444213344548?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/111960444213344548/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=111960444213344548&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111960444213344548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111960444213344548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/06/matahari-yang-marah.html' title='Matahari yang Marah'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-111918282233161652</id><published>2005-06-19T05:00:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:22.583-08:00</updated><title type='text'>jangan menangis</title><content type='html'>tidak!&lt;br /&gt;aku tidak ingin kau menangis&lt;br /&gt;apalagi bersimpuh sambil menutupi wajahmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh bukan aku menakutimu&lt;br /&gt;karena telingamu ta pantas mendengar&lt;br /&gt;kata-kata keras yang deras dari mulutku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku hanya capek&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-111918282233161652?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/111918282233161652/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=111918282233161652&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111918282233161652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111918282233161652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/06/jangan-menangis.html' title='jangan menangis'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-111918239724472646</id><published>2005-06-19T04:49:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:22.478-08:00</updated><title type='text'>Marah</title><content type='html'>aku marah sekali sore ini&lt;br /&gt;seperti toko di akhir bulan&lt;br /&gt;semua smua serapah aku obral&lt;br /&gt;aku capai&lt;br /&gt;aku lelah&lt;br /&gt;aku ingin istirah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-111918239724472646?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/111918239724472646/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=111918239724472646&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111918239724472646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111918239724472646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/06/marah.html' title='Marah'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-111831124790606017</id><published>2005-06-09T02:50:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:22.379-08:00</updated><title type='text'>Waktu yang Menggiring</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;apa kau masih ingat kekasih?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;tentang sebuah tanya yang keluar dari balik selimut?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;apakah kau tidak lupa dengan jawabmu kekasih?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;dari bibir yang masih basah oleh liurku?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;apakah kau tidak merasakannya kekasih?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;waktu telah menggiring kita ke tepi jurang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;aku benar-benar takut &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;khawatir tak bisa memberimu aba-aba &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;karena waktu yang tanpa jeda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-111831124790606017?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/111831124790606017/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=111831124790606017&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111831124790606017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111831124790606017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/06/waktu-yang-menggiring.html' title='Waktu yang Menggiring'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-111770410761924271</id><published>2005-06-02T02:18:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:22.277-08:00</updated><title type='text'>tirus</title><content type='html'>Aku belum pernah bersitatap dengannya. Apalagi berbincang dalam satu kesempatan. belum pernah. Tapi aku selalu ingat wajahnya. Wajah tirus seorang lelaki yang menatap samar. Tidak tajam, tidak pula kosong. Bergelegak tapi tak tampak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1996, aku sudah mendengar namanya. Dari seorang teman yang juga tidak dekat dengannya. Aku tidak ingin bertemu. Apalagi berbincang untuk waktu yang panjang. Sama sekali tak terpikirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1997 aku mulai menyanyikan bait-bait puisinya yang telah digubah. Si Tirus konon menciptakannya hanya sebagai gerundelan. Celotehan orang kecil yang terhimpit kebutuhan hidup. Namun, negeri ini anti orang kecil. Gerundelan dianggap protes, dan si Tirus mulai diwaspadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tirus, demikian aku lebih suka menyebutnya, bukan tidak sadar. Seperti bunga, ia tahu kalau dirinya salah tumbuh karena akarnya melekat di tembok yang bercat putih. Tirus bukan hanya diwaspadai.. Ia kemudian dicari hingga akhirnya sang istri tidak bisa berkontak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke mana si Tirus? Istri tak mengerti. Kawan tak pula mengetahui. Ditelan bumi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak! Tirus tidak suka pada alam untuk berserah. Meski sudah enam tahun menghilang? Ya. Aku tetap tak percaya! Setiap kali puisinya dinyanyikan, aku melihat wajahnya. Wajah yang tirus dengan gelegak yang samar dan hampir tak terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih ingat! Ketika pada 1998 aku harus bersembunyi di kolong, dia tidur di sebelahku. Aku juga masih melihat wajahnya pada 1999 lalu. Tersenyum, saat aku bersama-sama para petani belajar menyanyikan puisi-puisinya di sawah dan di jalanan. Namun, setelah itu...tak pernah lagi kulihat wajah tirusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga tahun berlalu. Aku hampir lupa jika mata ini tak melihat seorang muda yang mencoba memotretku dengan handphone di tengah para pengamen dan anak-anak jalanan. Namun, tidak ada senyum seperti lima tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tirus, wajahnya semakin tirus. Tulang di pipinya semakin menonjol. Matanya sayu. Selintas saja kulihat wajahnya karena sekedip kemudian dia menoleh dan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan yang hanya sekedip itu. Tulang pipi yang menonjol, dan mata yang sayu seperti menjadi pertanda. Tirus tak akan kujumpai lagi meski puisinya dinyanyikan beratus kali. Oleh beratus muda yang tangannya senantiasa mengepal di jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-111770410761924271?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/111770410761924271/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=111770410761924271&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111770410761924271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111770410761924271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/06/tirus.html' title='tirus'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-111770374744657435</id><published>2005-06-02T02:12:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:22.195-08:00</updated><title type='text'>keringat itu</title><content type='html'>melihat bilah bambu teranyam rapi&lt;br /&gt;melihat caping di kepala Pak Tani&lt;br /&gt;adakah yang lebih melindungi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lihat kaki kekar tak bersandal itu&lt;br /&gt;yang siap menginjak tanah maupun batu&lt;br /&gt;adakah yang lebih jujur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan lihat cangkul itu&lt;br /&gt;yang tinggi terayun dan dalam menghujam tanah&lt;br /&gt;adakah yang lebih seimbang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan hiruplah bau itu&lt;br /&gt;bau keringat yang mengalir tidak hanya dari ketiak&lt;br /&gt;tapi juga dari wajah, tangan, dan seluruh pori-pori&lt;br /&gt;adakah yang lebih sungguh-sungguh?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-111770374744657435?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/111770374744657435/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=111770374744657435&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111770374744657435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111770374744657435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/06/keringat-itu.html' title='keringat itu'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-111770340161652832</id><published>2005-06-02T02:07:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:22.103-08:00</updated><title type='text'>yasser</title><content type='html'>mata bocah itu menerawang&lt;br /&gt;dua jari tangan kanannya membentuk huruf V&lt;br /&gt;tangan kirinya menggenggam selembar foto&lt;br /&gt;foto yang kusam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada dirinya dan seorang tua&lt;br /&gt;si bocah diam, si orang tua tersenyum&lt;br /&gt;senyum yang hanya ada di foto&lt;br /&gt;karena si orang tua telah pergi&lt;br /&gt;pulangmeninggalkan bangsa&lt;br /&gt;meninggalkan cita-cita&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-111770340161652832?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/111770340161652832/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=111770340161652832&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111770340161652832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111770340161652832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/06/yasser.html' title='yasser'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-111770326359317870</id><published>2005-06-02T02:03:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:21.998-08:00</updated><title type='text'>kepala ayam jago</title><content type='html'>Sayup suara takbir masih terdengar saat kaki ini menginjak teras rumah. Rumah yang 2,5 tahun aku tinggalkan. Aku lupakan seisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emak menyambutku sebelum aku sempat mengetuk pintu. Langsung memeluk tanpa sempat berucap. Ada dua titik air di sudut mata kanannya. "Kamu pulang juga, Mas?" pelan tanpa melepas tangannya dari punggungku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas", emak selalu memanggilku dengan kata itu. Mungkin untuk mengajari adik-adikku saat mereka masih kecil. Namun, entah mengapa saat ketiga adikku sudah besar, dan semua memanggilku dengan kata "Mas", emak masih menggunakan kata itu sebelum menyebut namaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Emak tidak bisa tidur semalaman," masih belum melepas tangannya dari punggungku. Matanya memang sedikit merah. Tapi, semalam adikku berkata di telpon, emak sudah tidak bisa tidur sejak malam takbiran. Malah, kata adikku, emak juga tidak mau dhahar. "Kangen," kata adikku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku hanya ingin kamu pulang. Bukan bersujud. Hari ini semua salah telah hilang. Bangun dan makanlah," tangan emak membimbingku bangkit. "Kemarin bapak memotong ayam jago. Adik-adikmu tidak mau makan kepalanya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala ayam. Ah! aku jadi ingat masa kecilku. Aku ingat bagaimana aku menangis karena kepala ayam jago yang dipotong Almarhum Mbah Kakung dimakan adikku. "Kamu masih suka kepala ayam, khan?" Emak membuyarkan lamunanku. "Masih," jawabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala ayam. ya aku suka sekali kepala ayam jago. dan sejak aku menangis gara-gara kepala ayam jago yang dipotong Mbah Kakung dimakan adikku, Emak selalu menyimpannya di tempat terpisah. Entah di mangkuk, atau di piring. "Kepala ayam, hanya untuk Masmu". Kalimat itu selalu Emak ucapkan kepada adik-adikku setiap kali Bapak memotong ayam jago.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeninggal Mbah Kakung, Bapaklah yang selalu memotong ayam jago. Baik itu ayam milik keluargaku, maupun ayam milik keluarga Mbah Biyung. Dan, aku selalu mendapat kepala ayam jago.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bapak masih mengantar Pakde. Adik-adikmu di masjid. Rapat. Besok malam mau ada silaturrahmi," Emak berbicara seperti membaca pikiranku. "Besok sungkem sama Mbah Biyung. Sama Pakde dan Paman-Pamanmu. Kemarin mereka menanyakanmu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emak masih bicara sampai aku habiskan sebiji mata di kepala ayam jago yang dipotong Bapak. Tentang adik-adikku yang pulang sehari sebelum takbiran. Tentang Bapak. Dan tentang kepala yang selalu ia pisahkan setiap kali bapak memotong ayam jago.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-111770326359317870?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/111770326359317870/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=111770326359317870&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111770326359317870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111770326359317870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/06/kepala-ayam-jago.html' title='kepala ayam jago'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-111770196303260756</id><published>2005-06-02T01:44:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:21.887-08:00</updated><title type='text'>momok hiyong</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Dari mulutku keluar sabda &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Dari tanganku lahir kekuasaan tanpa batas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Di kakiku semua bersimpuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Tidak ada protes&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Tidak pula pembangkangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Sabdaku adalah perintah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Kuasaku adalah segala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Akulah Momok Hiyong! &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-111770196303260756?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/111770196303260756/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=111770196303260756&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111770196303260756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111770196303260756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/06/momok-hiyong.html' title='momok hiyong'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-13356107.post-111770181988061421</id><published>2005-06-02T01:40:00.000-07:00</published><updated>2006-11-13T22:54:21.787-08:00</updated><title type='text'>tsunami</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;datang tanpa tanda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;menggulung kota&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;merenggut beribu jiwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;tsunami...!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/13356107-111770181988061421?l=blocknotekecil.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/feeds/111770181988061421/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=13356107&amp;postID=111770181988061421&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111770181988061421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/13356107/posts/default/111770181988061421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blocknotekecil.blogspot.com/2005/06/tsunami.html' title='tsunami'/><author><name>BLOCKNOTEkecil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12201714325243831723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
